by

Review Smartphone Samsung Galaxy Z Flip

Tidak terdengar sangat asing di telinga, jika membicarakan smartphone pintar dan canggih Produk ini jagonya. Ini dia, Samsung dengan semua perangkat yang di keluarkan Samsung, mungkin salah satunya adalah Samsung Galaxy Z Flip merupakan yang pertama yang terlihat sangat elegan dan cantik. Samsung Z Flip ini merupakan perangkat Android kedua dari Samsung yang memiliki layar yang bisa dapat dilipat. Yang keluaran pertamanya adalah Samsung Galaxy Fold.

Samsung Galaxy Z Flip tidak sembarang mengeluarkan produk. Secara tiba-tiba datang ke meja pengujian DailySocial, dua hari sebelum kantor kami memutuskan untuk melakukan work from home. Samsung Galaxy Z Flip ini adalah  satunya perangkat android di Indonesia yang menggunakan SoC Snapdragon seri 800, yaitu 855+. Ya tentu saja menggembirakan mengingat banyak sekali orang-orang yang menunggu perangkat Samsung dengan Soc tersebut.

Memperhatikan dengan kebijakan Samsung untuk menjual perangkat flagship mereka dengan menggunakan cip Exynos. Satu dari lain hal yang cukup di sayangkan adalah Samsung Galaxy Z Flip ini tidak disertai dengan kemampuan untuk melakukan pengisian baterai dengan lebih cepat. Tentu saja, sepertinya flagfship ini yang sudah menggunakan pengisian 30 watt. Namun, Samsung Galaxy Flip ini ternyata masi bertahan di 18 watt saja.

Desain

Terlihat bagian luar dari Samsung Galaxy Z Flip ini terbuat dari kaca. Sebelumnya bagian belakang Samsung ini sudah dilapisi oleh Gorilla Glass 6, sehingga sangat amat dan kuat jika terkena gesekan atau benturan. Lebih baiknya, gunakan Case yang sudah ada pada paket penjualan. Kalo tidak puas pada case nya, bisa beli ya heheehe.

Layarnya sendiri dari Samsung Galaxy Z Flip ini sudah memiliki layar yang beresolusi yang cukup lumayan sangat tinggi, yakni 2636×1020. Jenis layar yang di gunakan adalah berjenis Dynamic AMOLED yang bisa dilipat. Namun yan memiliki pada ponsel pintar ini harus berhati-hati, layar jenis ini sangat rentan terhadap goresan sehingga penambahan lapisan anti gores sangat di anjurkan sehingga dapat terhindar dari hal-hal nyang tidak di inginkan.

Kamera

 membicarakan kamera. Kamera tentu saja menjadi salah satu daya yang cukup menarik dari Samsung Galaxy Z Flip dan flagship dari Samsung ini. Namun sayangnya, yang di gunakan oleh Samsung Galaxy S10. Jadi, namun kami mengira bahwa perangkat ini menggunakan antara ISOCELL plus S5K2L4 atau Sony SAKL4. Kamera depannya pun menggunakan Sony IMX 374.

Salah satu sensor yang di gunakan pada kamera utamanya ini memang mampu menangkap gambar dengan bagus. Hasilnya memang tidak tanggung-tanggung sangat mirip dengan Samsung Galaxy S10 yang mampu membuahkan gambar yang cukup tajam, rendah noise, serta warna yang pas.

Baterai

Menggunakan cxharger bawaan, saya berhasil melakukan pengisian ulang dengan baterai sebesar 3300 mAh ini. ternyata dari habis sampai 100%, perangkat ini bisa di isi dalam waktu sekitar 110 menit. Hal ini memang tergolong sangat lama mengingat kapasitas yang tidak terlalu besar dan perangkat ini hanya bisa di isi dengan 15 watt saja.

Pengujian

Memakai perangkat dengan menggunakan Snapdragon 855+ membuat perangkat ini memiliki tiga cluster pada SoC-nya. 1 CPU Kryo 485 dengan kecepatan paling tinggi, 2.95 GHz, tiga Kryo 485 dengan kecepatan 2,41 Ghz, tiga kryo 485 dengan kecepatan 1,78 GHz. Walaupun SoC tahun sebelumnya, namun cara kerjanya masih tergolong salah satu yang sangat super cepat di tahun ini.