by

Cara Mengatur Keuangan, Hingga Ahkir Bulan!

Sebesar apapun pendapatan Anda atau gaji yang dimiliki, jika tidak bisa mengaturnya dengan bijak, bisa saja membuat keuangan Kamu minus disetiap bulannya. Oleh karena it, kuncinya ada pada cara mengatur keuangan pada diri kita pribadi. Sebelum masalah keuangan muncul dan semakin bertumpuk, yuk sama-sama mulai mengatur keuangan Kamu dengan sebaik mungkin. Kebanyakan orang sudah banyak mengetahui teori ini namun sangat malas untuk melakukannya karena dianggap ribet. Padahal dengan melakukan pencatatan keuangan, kamu bisa mengetahui dengan jelas kemana kaburnya uang tersebut. Atau habis untuk membeli barang yang kita beli atau membeli kebutuhan pokok. Sehingga kedepannya, kamu bisa membuat perencanaan keuangan yang lebih baik, sesuai prioritas atau yang di butuhkah saja.

Ketika Anda menjalankan sebuah usaha, maka Anda perlu melakukan pengawasan atau mengatur keuangan usaha terhadap arus kas perusahaan Anda secara berkala. Kunci dari kesuksesan secara finansial berasal dari cara kita  mengatur keuangan dengan sangat baik. Mulai dari perencanaan hingga eksekusinya harus tepat agar mendapatkan hasil yang baik atau maksimal. Keuangan, aman, stabil, bahkan menjamin masa depanmu lebih cerah.

Banyak Sebagian orang mungkin termasuk kamu gagal untuk mengatur keuangan pribadi. Tapi ada juga yang berhasil. Berapa pun gaji yang kamu dapat. Asalkan bisa mengelolanya, maka kebutuhan Anda bisa gampang terpenuhi dengan baik, punya tabungan atau investasi untuk hari esok, dan memiliki dana darurat jika sewaktu-waktu berada dalam situasi membutuhkan uang.

Membuat Anggaran Bulanan

Dalam membuat sebuah anggaran keuangan pribadi, tidak ada besaran ideal yang wajib diikuti. Semua bisa disesuaikan secara kebutuhan. Namun Anda bisa mengikuti refrensi. Alokasikan 40 % untuk pendapatan biaya pengeluaran sehari-hari Anda, seperti biaya tagihan bulanan hingga keperluan belanja sehari-hari. Kemudian 30 persen untuk membayar cicilan utang apabila kamu memilikinya. 20 persen untuk di tabung atau investasi untuk masa depan finansial lebih baik. Serta 10 persennya untuk kegiatan sosial dan kebaikan.

Belanjakan Uang dengan Sebaik-baiknya

Jika pemasukan kamu bertambah, dari gaji dan pekerjaan sampingan, jangan diiringi dengan pengeluaran yang besar. Tetaplah menerapkan hidup yang hemat-hemat saja, yakni membeli atau membelanjakan uang untuk kebutuhan yang lebih penting, bukan keinginan. Kamu pun bisa berbelanja saat ada promo-promo atau diskon yang menarik, sehingga bakalan lebih hemat. Seperti contohnya, memanfaatkan penawaran promo untuk berbelanja.

Berbisnis dan Dapatkan Lebih Banyak Uang

Jangan hanya mengandalkan pemasukan gaji bulanan saja. Kamu juga perlu menambah pendapatan dengan menjalankan pekerjaan sampingan. Baik itu bisnis kecil-kecilan, menjual skill yang dimiliki dengan menjadi freelancer, dan lainnya. Jika Anda ingin bekerja sampingan, pastikan yang sesuai dengan minat dan bakatmu. Jangan hanya mengikuti tren atau arus sehingga jangan sampai menyesal nantinya.

Hindari Hutang

Jangan sekali-kali terlalu mudah untuk berpikir meminjam uang untuk memenuhi keinginan bukan kebutuhan. Lebih baik berhutang untuk menghasilkan uang, misalnya dijadikan sebuah modal usaha kecil-kecilan atau sejenisnya.

Miliki Asuransi Kesehatan dan jiwa

Mempunyai sebuah asuransi Kesehatan merupakan investasi yang sangat baik. Sangat disayangkan, banyak orang yang masih merasa rugi karena selalu membayar asuransi tiap bulan namun tidak pernah merasakan manfaatnya. Dalam pola pikir adalah asuransi berfungi layaknya sebuah payung yang bisa melindungi kita dari hujan dan panas yang terik. Kita tidak pernah tau kapan hujan datang atau panas itu datang, kita perlu untuk berjaga-jaga dengan menyiapkan payung.

Kesimpulan

Dengan Menerapkan cara di atas kamu bisa mendapatkan serangkaian manfaat dalam kondisi finansialmu. Sekeras apapun kamu mengumpulkan uang, jika kamu tidak memahami cara mengatur uang dengan cara bijak, bisa jadi percuma.