Bos Qualcomm Ungkap Nasib Harga HP di Tengah Kelangkaan Memori

Teknologi12 views

Harga HP kelangkaan memori menjadi perhatian setelah Qualcomm mengakui industri smartphone sedang menghadapi tekanan pasokan komponen yang cukup berat. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi harga perangkat, terutama ketika biaya memori terus meningkat.

CEO Qualcomm Cristiano Amon sebelumnya mengatakan prospek bisnis handset dalam jangka pendek terdampak oleh keterbatasan pasokan memori. Pernyataan tersebut disampaikan ketika Qualcomm mengumumkan kinerja kuartal fiskal pertama 2026.

Masalah ini bukan hanya terjadi pada satu produsen. Industri smartphone secara lebih luas menghadapi kelangkaan chip memori akibat permintaan besar dari pusat data dan infrastruktur kecerdasan buatan.

Qualcomm sendiri menyebut kondisi pasokan memori sebagai tantangan industri. Pada kuartal fiskal ketiga 2026, Amon kembali menyebut lingkungan bisnis memori dan pasokan masih sulit.

Harga HP kelangkaan memori berpotensi ikut terdorong

Kenaikan harga memori dapat memberikan tekanan langsung kepada biaya produksi smartphone. Komponen tersebut merupakan bagian penting dari perangkat, terutama untuk RAM dan penyimpanan internal.

Reuters melaporkan pada September 2026 bahwa produsen smartphone kecil menghadapi kelangkaan memori yang diperkirakan dapat berlangsung hingga setidaknya 2027. Beberapa proyeksi bahkan memperkirakan ketidakseimbangan pasokan dan permintaan dapat berlangsung lebih lama.

Tekanan tersebut paling terasa pada perangkat dengan margin keuntungan tipis. Smartphone murah memiliki ruang yang lebih terbatas untuk menyerap kenaikan biaya komponen.

Produsen akhirnya memiliki beberapa pilihan. Mereka dapat menaikkan harga, mengurangi spesifikasi, atau menerima margin keuntungan yang lebih kecil.

Pilihan yang diambil dapat berbeda antara satu merek dan merek lainnya.

Ponsel murah menjadi kelompok yang lebih rentan

Smartphone kelas bawah dan menengah biasanya memiliki margin yang lebih tipis dibandingkan perangkat premium. Karena itu, kenaikan harga memori dapat memberikan dampak lebih besar.

Reuters mencatat biaya memori dapat mencapai hingga 60 persen dari biaya komponen pada smartphone dengan harga sekitar US$400. Kondisi tersebut membuat kenaikan harga memori menjadi masalah serius bagi produsen.

Beberapa perusahaan bahkan mulai mengubah desain perangkat atau mencari strategi pengadaan alternatif untuk menghadapi kelangkaan tersebut.

Situasi ini menunjukkan bahwa masalah memori bukan sekadar gangguan pasokan sementara. Produsen perlu menyesuaikan strategi produk apabila tekanan berlangsung lama.

Mengapa memori smartphone mengalami kelangkaan?

Salah satu faktor utama berasal dari meningkatnya kebutuhan komputasi AI. Pusat data membutuhkan memori dalam jumlah besar untuk menjalankan model AI dan sistem komputasi berkinerja tinggi.

Permintaan tersebut membuat kapasitas produksi memori semakin banyak terserap oleh sektor AI. Produsen smartphone kemudian harus bersaing mendapatkan komponen yang sama atau komponen dengan kapasitas produksi terkait.

Kondisi ini terjadi ketika industri teknologi juga sedang meningkatkan kemampuan perangkat AI. Smartphone generasi baru membutuhkan RAM lebih besar untuk menjalankan berbagai fitur AI secara langsung.

Qualcomm sendiri melihat AI sebagai bagian penting dari perkembangan perangkat generasi berikutnya. Dalam Snapdragon Summit 2026, Cristiano Amon menempatkan agentic AI sebagai salah satu fokus utama perkembangan perangkat.

Dengan demikian, kebutuhan memori dari smartphone dan pusat data berkembang secara bersamaan.

Qualcomm juga menghadapi tekanan pada bisnis handset

Qualcomm berada di posisi penting dalam industri smartphone karena menyediakan platform Snapdragon yang digunakan berbagai produsen.

Karena itu, perubahan volume produksi smartphone dapat berpengaruh terhadap bisnis Qualcomm. Dalam laporan kuartal pertama fiskal 2026, perusahaan secara langsung menyebut prospek handset terdampak oleh keterbatasan pasokan memori.

Namun, Qualcomm tidak hanya mengandalkan bisnis smartphone.

Perusahaan sedang memperluas bisnis ke otomotif, IoT, komputasi personal, robotika, dan pusat data. Strategi tersebut dirancang untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasar handset.

Pada Investor Day 2026, Qualcomm menargetkan pendapatan non-handset QCT mencapai US$40 miliar pada tahun fiskal 2029. Bisnis handset ditargetkan menyumbang sekitar sepertiga pendapatan QCT pada periode tersebut.

Diversifikasi tersebut menjadi semakin penting ketika pasar smartphone menghadapi tekanan komponen.

Produsen bisa mengubah spesifikasi HP

Salah satu cara produsen menghadapi kenaikan biaya adalah menyesuaikan konfigurasi perangkat.

Produsen dapat mengurangi kapasitas RAM pada varian tertentu. Kapasitas penyimpanan juga dapat disesuaikan untuk menjaga harga jual.

Namun, langkah tersebut memiliki konsekuensi. Konsumen mungkin mendapatkan harga yang lebih stabil, tetapi dengan spesifikasi yang berbeda dari generasi sebelumnya.

Sebaliknya, produsen dapat mempertahankan spesifikasi dan menaikkan harga. Strategi tersebut lebih mudah diterapkan pada perangkat premium karena konsumen di segmen tersebut cenderung memiliki toleransi harga yang berbeda.

Untuk smartphone murah, pilihannya lebih terbatas.

Harga HP premium juga tidak sepenuhnya aman

Kelangkaan memori bukan hanya persoalan smartphone murah. Perangkat premium juga menggunakan RAM dan penyimpanan berkapasitas besar.

Bahkan, kebutuhan AI pada perangkat flagship dapat mendorong penggunaan memori yang lebih besar. Smartphone dengan fitur AI lokal membutuhkan kemampuan komputasi yang semakin tinggi.

Qualcomm melihat perkembangan tersebut sebagai bagian dari perubahan besar industri perangkat. Perusahaan menyebut agentic AI berpotensi mendorong siklus upgrade baru pada perangkat pintar.

Artinya, kebutuhan memori smartphone kemungkinan tidak langsung menurun.

Jika pasokan tidak bertambah sejalan dengan permintaan, tekanan biaya dapat terus terasa di sepanjang rantai produksi.

Kelangkaan diperkirakan tidak cepat selesai

Laporan Reuters pada September menunjukkan sejumlah produsen smartphone kecil mulai bersiap menghadapi kelangkaan memori yang panjang. Bahkan, SK Hynix memperkirakan 2027 dapat menjadi tahun yang sangat berat dari sisi kapasitas pasokan.

Kondisi tersebut membuat produsen harus merencanakan pengadaan jauh lebih awal. Beberapa perusahaan melakukan pemesanan di muka untuk mengamankan pasokan.

Namun, strategi tersebut juga memiliki risiko. Jika permintaan berubah, produsen dapat memiliki persediaan berlebih.

Sebaliknya, jika terlalu konservatif dalam membeli komponen, mereka berisiko kekurangan stok ketika permintaan meningkat.

Persaingan mendapatkan memori semakin ketat

Permintaan dari AI menjadi salah satu faktor yang mengubah keseimbangan pasar memori. Pusat data membutuhkan memori berkinerja tinggi dalam jumlah besar.

Kebutuhan tersebut dapat menyerap kapasitas produksi yang sebelumnya tersedia untuk sektor lain.

Masalah serupa juga terlihat pada memori bandwidth tinggi atau HBM. Reuters melaporkan pada September bahwa kelangkaan HBM bahkan mendorong sejumlah produsen chip AI China menaikkan harga produknya.

Walaupun HBM berbeda dari memori smartphone seperti DRAM dan NAND, situasi tersebut menggambarkan besarnya tekanan yang sedang terjadi di rantai pasok memori secara keseluruhan.

Produsen semikonduktor harus menentukan prioritas investasi kapasitas berdasarkan permintaan pasar yang terus berubah.

Konsumen perlu memperhatikan harga dan spesifikasi

Dalam kondisi seperti ini, konsumen sebaiknya tidak hanya membandingkan harga jual sebuah HP. Spesifikasi juga perlu diperiksa secara menyeluruh.

Kapasitas RAM, penyimpanan, jenis memori, chipset, dan dukungan pembaruan perangkat lunak menjadi beberapa faktor yang perlu diperhatikan.

Jika harga smartphone mulai meningkat, konsumen dapat membandingkan perangkat dari beberapa kelas harga. Model generasi sebelumnya juga dapat menjadi alternatif apabila masih mendapatkan dukungan perangkat lunak yang memadai.

Namun, membeli perangkat hanya karena khawatir harga akan naik juga tidak selalu diperlukan. Kondisi pasar dapat berubah seiring bertambahnya kapasitas produksi.

Nasib harga HP masih bergantung pada beberapa faktor

Pernyataan Qualcomm menunjukkan adanya tekanan nyata pada pasar handset. Namun, kenaikan harga smartphone tidak otomatis memiliki besaran yang sama untuk seluruh merek.

Produsen besar memiliki kekuatan negosiasi dan skala pembelian yang berbeda. Mereka juga dapat melakukan kontrak pasokan jangka panjang dengan produsen memori.

Di sisi lain, perusahaan yang lebih kecil dapat menghadapi tekanan lebih besar karena volume pembelian mereka terbatas.

Strategi desain produk juga akan menentukan dampaknya. Ada produsen yang mungkin menaikkan harga. Ada pula yang mempertahankan harga dengan menyesuaikan spesifikasi.

Dengan demikian, harga HP kelangkaan memori akan sangat dipengaruhi oleh durasi krisis pasokan, harga DRAM dan NAND, permintaan AI, serta strategi masing-masing produsen.

Bagi Qualcomm, tekanan tersebut sudah terlihat dalam prospek bisnis handset. Namun, perusahaan tetap memperluas bisnis ke berbagai sektor teknologi untuk mengurangi ketergantungan pada smartphone.

Sementara itu, konsumen perlu bersiap menghadapi kemungkinan perubahan harga dan spesifikasi. Jika kelangkaan memori bertahan hingga 2027 seperti yang diperkirakan sejumlah pelaku industri, persaingan mendapatkan komponen dapat menjadi salah satu faktor penting yang menentukan harga smartphone generasi berikutnya.

Produsen HP Mulai Mengubah Strategi Menghadapi Kelangkaan Memori

Harga HP kelangkaan memori tidak hanya dipengaruhi harga komponen. Strategi produsen dalam merancang dan memasarkan perangkat juga dapat menentukan harga akhir yang dibayar konsumen.

Ketika biaya RAM dan penyimpanan meningkat, produsen memiliki beberapa pilihan. Mereka dapat mempertahankan spesifikasi dengan menaikkan harga. Pilihan lainnya adalah menekan biaya produksi melalui perubahan konfigurasi.

Perubahan tersebut bisa berupa pengurangan kapasitas RAM. Produsen juga dapat mengubah pilihan penyimpanan pada varian tertentu.

Langkah seperti ini memungkinkan harga perangkat tetap berada pada segmen yang ditargetkan. Namun, konsumen perlu memperhatikan spesifikasi karena kapasitas memori dapat berbeda dibandingkan generasi sebelumnya.

Smartphone Murah Menghadapi Tekanan Lebih Besar

Segmen entry-level menjadi salah satu bagian yang rentan terhadap kenaikan biaya memori. Alasannya berkaitan dengan margin keuntungan yang relatif terbatas.

Produsen smartphone murah biasanya harus menjaga harga agar tetap kompetitif. Kenaikan komponen beberapa dolar saja dapat memengaruhi struktur biaya secara signifikan.

Karena itu, produsen dapat memilih menggunakan konfigurasi memori yang lebih rendah. Mereka juga dapat mempertahankan harga dengan mengurangi komponen lain.

Kondisi ini dapat membuat konsumen menemukan perangkat dengan harga serupa, tetapi spesifikasi yang berbeda.

RAM besar menjadi semakin mahal

Kebutuhan RAM smartphone terus meningkat seiring berkembangnya aplikasi dan fitur AI. Perangkat dengan kemampuan multitasking tinggi membutuhkan kapasitas memori yang lebih besar.

Smartphone dengan RAM 12 GB atau 16 GB kini semakin umum pada kelas premium. Beberapa produsen juga menawarkan kapasitas lebih tinggi untuk perangkat flagship.

Jika harga DRAM meningkat, perangkat dengan RAM besar akan menghadapi tekanan biaya yang lebih tinggi.

Situasi tersebut menjadi tantangan ketika produsen juga ingin menawarkan fitur AI secara lokal.

AI Justru Membutuhkan Memori Lebih Besar

Perkembangan kecerdasan buatan menjadi salah satu alasan kebutuhan memori smartphone meningkat. Banyak fitur AI kini diproses langsung pada perangkat.

Pemrosesan lokal memungkinkan sejumlah tugas dilakukan tanpa selalu mengirim data ke server. Namun, kemampuan tersebut membutuhkan chipset dan memori yang memadai.

Qualcomm melihat AI sebagai salah satu pendorong penting perkembangan perangkat generasi berikutnya. Perusahaan juga memperkenalkan teknologi Snapdragon yang ditujukan untuk menjalankan pengalaman AI pada perangkat. (qualcomm.com)

Masalahnya, pusat data juga membutuhkan memori dalam jumlah sangat besar. Industri AI dan industri smartphone akhirnya memiliki kepentingan yang sama terhadap pasokan semikonduktor.

Permintaan dari pusat data dapat menyerap kapasitas produksi yang sebelumnya tersedia untuk pasar konsumen.

Produsen Memori Harus Menambah Kapasitas

Salah satu cara mengurangi tekanan pasokan adalah meningkatkan kapasitas produksi. Namun, pembangunan fasilitas semikonduktor membutuhkan investasi besar.

Pabrik memori tidak dapat dibangun dalam waktu singkat. Produsen juga harus menyiapkan peralatan khusus dan memastikan proses produksi berjalan stabil.

Karena itu, ketika permintaan meningkat secara tiba-tiba, pasokan tidak selalu dapat langsung mengikutinya.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa harga komponen dapat meningkat ketika pasar mengalami kekurangan.

Jika kapasitas baru mulai beroperasi, tekanan harga dapat berkurang. Namun, waktu yang dibutuhkan bergantung pada jenis memori dan investasi yang dilakukan produsen.

Harga HP Tidak Naik Bersamaan pada Semua Merek

Tekanan biaya memori tidak otomatis membuat semua smartphone mengalami kenaikan harga pada waktu yang sama.

Produsen besar dapat memiliki kontrak pasokan yang berbeda. Volume pembelian mereka juga lebih besar.

Kondisi tersebut dapat memberikan posisi negosiasi yang berbeda dibandingkan produsen dengan volume penjualan lebih kecil.

Selain itu, beberapa perusahaan memiliki strategi persediaan. Mereka dapat menyimpan komponen untuk kebutuhan produksi dalam periode tertentu.

Karena itu, dampak kelangkaan dapat muncul secara bertahap pada produk berbeda.

Strategi flagship dan entry-level bisa berbeda

Produsen dapat mempertahankan spesifikasi flagship karena segmen tersebut memiliki ruang harga yang lebih besar.

Sementara itu, perangkat murah lebih mungkin mengalami perubahan konfigurasi.

Misalnya, produsen dapat mempertahankan chipset yang sama tetapi mengurangi kapasitas penyimpanan. Pilihan lainnya adalah mempertahankan RAM tetapi menggunakan kapasitas penyimpanan lebih rendah.

Keputusan tersebut bergantung pada strategi masing-masing perusahaan.

Konsumen Tidak Perlu Panik Membeli HP Baru

Kelangkaan memori memang menjadi perhatian industri. Namun, konsumen tidak perlu langsung mengganti perangkat hanya karena ada kemungkinan harga naik.

Jika HP yang digunakan masih memenuhi kebutuhan, pembelian dapat ditunda. Performa perangkat, kondisi baterai, dukungan software, dan kebutuhan penggunaan tetap menjadi pertimbangan utama.

Kekhawatiran terhadap harga komponen juga tidak berarti semua model akan mengalami kenaikan harga secara langsung.

Pasar smartphone sangat kompetitif. Produsen masih harus mempertimbangkan daya beli konsumen.

Persaingan tersebut dapat membuat perusahaan mencari cara lain untuk menekan biaya tanpa langsung menaikkan harga jual.

HP Generasi Lama Bisa Menjadi Alternatif

Dalam kondisi harga perangkat baru meningkat, model generasi sebelumnya dapat menjadi pilihan bagi sebagian konsumen.

Produk lama biasanya sudah mengalami penyesuaian harga setelah generasi baru diluncurkan. Namun, kondisi tersebut perlu dibandingkan dengan masa dukungan software yang tersisa.

Perangkat dengan harga murah tetapi tidak lagi mendapatkan pembaruan keamanan dalam waktu panjang dapat menjadi kurang menarik.

Karena itu, konsumen sebaiknya melihat usia perangkat dan kebijakan pembaruan dari produsen.

Harga bukan satu-satunya indikator nilai sebuah smartphone.

Penyimpanan Internal Juga Perlu Diperhatikan

Kelangkaan memori tidak hanya berkaitan dengan RAM. Penyimpanan internal juga menjadi bagian penting dalam biaya perangkat.

Aplikasi semakin besar. Foto dan video memiliki resolusi lebih tinggi. Fitur AI juga dapat membutuhkan ruang penyimpanan tambahan.

Smartphone dengan kapasitas 128 GB mungkin terasa cukup bagi sebagian pengguna. Namun, pengguna yang banyak menyimpan video dapat membutuhkan 256 GB atau lebih.

Jika produsen mengurangi kapasitas penyimpanan untuk mempertahankan harga, konsumen perlu mempertimbangkan kebutuhannya sejak awal.

Memilih kapasitas yang terlalu kecil dapat membuat pengguna harus menggunakan penyimpanan cloud atau menghapus data lebih sering.

Kelangkaan Memori Dapat Mengubah Siklus Peluncuran Produk

Produsen smartphone biasanya memiliki jadwal peluncuran yang sangat ketat. Namun, tekanan pasokan dapat membuat perencanaan produk menjadi lebih kompleks.

Perusahaan harus memastikan komponen tersedia sebelum produksi massal dimulai.

Jika pasokan terbatas, produsen dapat memprioritaskan model dengan permintaan tinggi. Varian tertentu mungkin memiliki jumlah produksi yang lebih kecil.

Strategi tersebut dapat membantu perusahaan mengelola komponen yang tersedia.

Di sisi lain, konsumen mungkin melihat beberapa varian lebih sulit ditemukan di pasar.

Qualcomm Tetap Melihat Peluang di Luar Smartphone

Tekanan pada pasar handset juga menjelaskan mengapa Qualcomm memperluas bisnisnya ke sektor lain.

Perusahaan sedang mendorong pertumbuhan di otomotif, IoT, komputasi personal, robotika, dan pusat data. Qualcomm menargetkan pendapatan non-handset QCT mencapai US$40 miliar pada tahun fiskal 2029. (investor.qualcomm.com)

Diversifikasi tersebut memperlihatkan bahwa pasar smartphone bukan lagi satu-satunya sumber pertumbuhan perusahaan.

Namun, handset tetap menjadi bisnis penting bagi Qualcomm. Karena itu, kondisi pasokan memori tetap menjadi faktor yang diperhatikan.

Perkembangan AI Bisa Menjadi Faktor Penentu Berikutnya

Permintaan AI menjadi salah satu faktor terbesar yang perlu diperhatikan industri semikonduktor.

Jika investasi pusat data terus meningkat, kebutuhan memori berkinerja tinggi juga dapat bertambah. Hal tersebut dapat mempertahankan tekanan pada rantai pasok.

Sebaliknya, jika produsen memori berhasil meningkatkan kapasitas secara signifikan, keseimbangan pasar dapat berubah.

Perubahan tersebut kemudian dapat memengaruhi harga komponen smartphone.

Karena itu, arah harga HP dalam beberapa tahun mendatang tidak hanya bergantung pada keputusan produsen smartphone. Perkembangan pusat data, investasi AI, kapasitas manufaktur, dan permintaan konsumen juga ikut berperan.

Apa yang Sebaiknya Diperhatikan Saat Membeli HP?

Jika hendak membeli smartphone dalam kondisi pasar seperti sekarang, konsumen dapat membandingkan beberapa hal.

Pertama, periksa kapasitas RAM dan penyimpanan. Kedua, lihat chipset dan kemampuan perangkat. Ketiga, perhatikan durasi dukungan software.

Keempat, bandingkan harga dengan perangkat dari generasi sebelumnya. Kelima, periksa apakah kapasitas memori yang ditawarkan benar-benar sesuai kebutuhan.

Langkah tersebut membantu konsumen menghindari keputusan pembelian hanya berdasarkan tren.

Smartphone dengan RAM terbesar belum tentu menjadi pilihan yang sesuai untuk semua orang. Begitu pula kapasitas penyimpanan yang besar belum tentu diperlukan jika penggunaan sehari-hari relatif ringan.

Tekanan Harga Masih Akan Menjadi Perhatian Industri

Pernyataan Qualcomm memperlihatkan bahwa masalah pasokan memori sudah menjadi faktor yang diperhitungkan dalam bisnis handset. Laporan industri juga menunjukkan tekanan tersebut dapat berlangsung cukup lama.

Namun, besarnya dampak terhadap konsumen masih akan bergantung pada perkembangan harga komponen dan strategi masing-masing produsen.

Sebagian perusahaan mungkin memilih menaikkan harga. Sebagian lainnya dapat mempertahankan harga dengan menyesuaikan spesifikasi.

Dalam kondisi tersebut, harga HP kelangkaan memori menjadi persoalan yang tidak memiliki satu pola untuk seluruh pasar. Perangkat murah, menengah, dan premium dapat merasakan dampak dengan cara berbeda.

Jika pasokan memori mulai membaik, tekanan terhadap produsen juga dapat berkurang. Sebaliknya, apabila permintaan AI terus tumbuh lebih cepat daripada kapasitas produksi, biaya komponen dapat tetap menjadi faktor penting dalam menentukan harga smartphone.

Bagi konsumen, memahami spesifikasi dan membandingkan beberapa perangkat menjadi semakin penting. Sementara itu, industri smartphone harus mencari keseimbangan antara harga, kemampuan AI, kapasitas memori, dan biaya produksi di tengah persaingan teknologi yang terus meningkat.