Strategi Switching Reksadana, Raih Lebih Banyak Keuntungan

Bisnis6 views

Sumber gambar: https://www.pexels.com/id-id/foto/laptop-bekerja-teknologi-penelitian-3912976/

Sebagai salah satu investasi yang menjanjikan, Reksadana Pendapatan Tetap memang jadi andalan pada investor. Namun, adakalanya portofolio yang Anda miliki mengecewakan sehingga hasil investasi Reksadana kurang memuaskan. Jika begitu, mungkin ini saatnya Anda perlu switching Reksadana.

Switching Reksadana merupakan strategi yang efektif untuk menata ulang portofolio Anda sehingga peluang keuntungan bisa lebih dioptimalkan. Melalui penukaran Reksadana, Anda tidak perlu menjual produk lama dulu. Cukup dengan menukar produk Reksadana yang dimiliki, Anda bisa mengatur portofolio tersebut.

Kendati demikian, switching Reksadana bukanlah perkara mudah karena dibutuhkan strategi agar performa portofolio bisa optimal sesuai rencana. Penerapan switching tersebut, misalnya dengan menukarkan produk Reksadana A ke produk Reksadana lainnya.

Keuntungan Melakukan Switching

Alih-alih menjual produk Reksadana, sebagian investor justru memilih melakukan switching. Lantas, apa saja keuntungan dari switching Reksadana bagi investor? Mari ikuti penjelasan selengkapnya berikut ini!

* Menjaga Profit Investasi

Apabila Anda telah berhasil meraup keuntungan dari Reksadana berisiko sedang dan sudah merasa cukup dengan hal itu, maka switching ke produk investasi risiko rendah bisa jadi peluang yang bagus untuk mengamankan profit.

* Membantu Pengaturan Alokasi Aset

Umumnya, investor mempunyai alokasi aset dari keseluruhan dana investasi yang dimiliki sesuai dengan tujuan finansial masing-masing. Meski demikian, alokasi tersebut dapat berubah sehingga investor perlu switching untuk mengatur alokasi aset.

* Meminimalisir Risiko dan Profit Taking

Pada saat produk Reksadana yang Anda miliki sedang anjlok, maka switching dapat menjadi solusi alternatif untuk beralih ke investasi yang lebih rendah risikonya. Misalnya, Reksadana Saham ditukarkan ke Reksadana Pasar Uang.

Kemudian, Anda bisa mencoba switching kembali ketika kondisi pasar sudah membaik. Dengan begitu, risiko kerugian dapat diminimalisir dan keuntungan bisa dioptimalkan.

5 Kunci Sukses Switching Reksadana Pendapatan Tetap

Sumber gambar: https://www.pexels.com/id-id/foto/laptop-bekerja-teknologi-grafik-7693693/

Guna memaksimalkan performa portofolio investasi tersebut, cobalah sejumlah tips dalam melakukan switching Reksadana berikut ini!

* Memastikan Target dan Profil Risiko Terbaru

Ketika sudah memulai investasi dan tahu polanya, terkadang investor menginginkan target yang lebih besar sehingga ada perubahan dalam profil risiko. Misalnya, dari risiko yang konservatif tertarik untuk beralih ke profil moderat.

Maka, Anda perlu melakukan switching sesuaidengan profil risiko terbaru Anda. Dengan begitu, target dari investasi Reksadana Pendapatan Tetap bisa tercapai tepat waktu.

* Analisis Potensi Profit dari Produk Reksadana

Sebelum memulai switching, sudah sepatutnya Anda mengenali produk investasi yang diinginkan. Dalam hal ini, Anda perlu tahu kondisi pasar sehingga bisa memprediksi atau setidaknya menganalisis potensi dari produk Reksadana yang ingin Anda tukarkan.

Akan lebih maksimal apabila Anda juga memiliki pengetahuan atau wawasan terkait pergerakan pasar hingga proyeksi kedepannya. Hal tersebut akan makin memantapkan keputusan Anda dalam switching investasi.

Perkaya wawasan Anda seputar pasar dengan rutin memantau kondisi IHSG, update berita ekonomi nasional, atau seputar finansial. Biasanya, kebijakan pemerintah maupun situasi secara global dapat mempengaruhi pergerakan ekonomi sehingga Anda perlu memperhatikan hal-hal ini secara berkala.

* Lakukan pada Waktu yang Tepat

Melihat kondisi pasar yang sedang bagus, tidak jarang membuat investor tergoda untuk melakukan switching. Padahal, itu bisa menjadi celah yang tidak menguntungkan. Idealnya, penukaran Reksadana dilakukan ketika tujuan keuangan telah tercapai.

Misalnya, Anda berinvestasi Reksadana Pendapatan Tetap dengan target dana Rp1 miliar dalam 5 tahun. Namun, ternyata Anda berhasil mencapai target tersebut dalam tiga tahun karena kondisi pasar sangat mendukung.

Pada waktu inilah, Anda bisa melakukan penukaran produk investasi. Namun sekali lagi, ini juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan investasi Anda.

Ingat, jangan terlalu gegabah dalam mengambil keputusan untuk switching hanya karena ada perubahan harian, mingguan, atau bahkan bulanan. Disarankan untuk menyesuaikannya dengan rebalance portofolio secara berkala, misal tiap 3 bulan hingga 1 tahun sekali.

* Pilih Produk Reksadana secara Tepat

Ketika Anda telah menetapkan profil risiko yang baru, maka Manajer Investasi akan memberikan rekomendasi baru pula. Misalnya, Anda mulanya memiliki profil agresif yang mana mempunyai sejumlah produk Reksadana saham.

Kemudian, melakukan perubahan profil investasi menjadi moderat. Maka, pilihan produk yang tepat adalah investasi Reksadana dengan tingkat risiko lebih kecil. Reksadana Pendapatan Tetap adalah contoh produk investasi yang sesuai dengan profil tersebut.

* Evaluasi Portofolio Investasi

Dianjurkan pula untuk mengevaluasi portofolio dulu sebelum mengalihkan produk investasi. Jika Anda merasa portofolio mengecewakan performanya karena ada kondisi pasar kurang bagus, maka switching tidak harus dilakukan.

Selain itu, switching portofolio tidak perlu signifikan dilakukan semisal instrumen yang Anda miliki cukup sesuai dengan tujuan dan profil risiko. Jangan langsung mencoba switching apabila Anda hanya sekilas tergiur oleh kondisi pasar karena hal tersebut bisa saja berubah-ubah tiap waktu.

Investasi Reksadana Mudah Bersama DBS Treasures

Apakah Anda berminat untuk berinvestasi Reksadana? Jadikan perbankan prioritas DBS Treasures sebagai mitra Anda. Bersama DBS Treasures, Anda dapat yakin berinvestasi Reksadana dengan aman dan tentunya banyak kemudahan yang bisa diperoleh, seperti:

  • Pengelolaan Investasi oleh Manajer Investasi Profesional

Investor tak perlu khawatir soal pengelolaan aset investasi karena DBS Treasures bermitra dengan Manajer Investasi yang akan mengelola investasi Anda dalam mencapai target.

  • Tim Ahli Memandu Investor agar Berwawasan dalam Berinvestasi

DBS Treasures juga menyajikan beragam informasi sesuai aspirasi melalui tim ahli finansial yang dapat menjadi referensi atau panduan bagi Anda guna meningkatkan wawasan seputar investasi Reksadana.

  • Risiko Investasi Bisa Dikurangi melalui Diversifikasi

Guna meminimalisir kerugian dalam berinvestasi, Anda dapat melakukan diversifikasi produk dan semua itu bisa dilakukan melalui DBS Treasures.

  • Investasi Praktis Cukup melalui Aplikasi digibank by DBS

Semua aktivitas dalam berinvestasi bisa Anda akses hanya melalui Aplikasi digibank by DBS. Mulai dari jual, beli, switching, hingga proses registrasi SID (single investor identification).

Dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan, investasi Reksadana Pendapatan Tetap dengan DBS Treasures adalah rekomendasi tepat. Apalagi, semua proses investasi bisa Anda lakukan di mana pun dan kapan pun. Tertarik mencoba? Dapatkan informasi detailnya di sini.